Hujan Deras Picu Longsor di Sudaji, Dua KK Terpaksa Mengungsi

Buleleng, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Banjar Dinas Kajekangin, Desa Sudaji.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA dan mengakibatkan sejumlah warga harus mengungsi demi keselamatan.

Longsoran berupa tanah bercampur bebatuan besar meluncur ke area permukiman warga. Selain merusak bangunan rumah, material longsor juga menutup akses jalan desa, sehingga aktivitas dan mobilitas warga sempat lumpuh.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan bencana ini berdampak langsung pada dua kepala keluarga.
“Untuk sementara, dua KK dengan total tiga jiwa terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah saudara karena kondisi rumah tidak aman untuk dihuni,” ujar Suyasa, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak siang hari menjadi pemicu utama longsor. Di lokasi kejadian, terdapat dua titik longsoran dengan ukuran masing-masing sekitar 3×3 meter. Selain itu, senderan rumah setinggi lima meter dengan panjang kurang lebih 15 meter mengalami kerusakan cukup parah.

Dampak longsor tak berhenti di situ. Aliran Subak Pendem sepanjang sekitar 15 meter dilaporkan terputus, sementara jalan penghubung Desa Sudaji–Bebetin tertutup material longsor. Kondisi ini sempat menyulitkan akses warga, terutama kendaraan roda empat.

“Material longsor didominasi bebatuan besar. Pembersihan secara manual hanya memungkinkan agar jalan bisa dilewati kendaraan roda dua. Untuk penanganan secara maksimal tetap dibutuhkan alat berat,” jelas Suyasa.

Pasca kejadian, BPBD Buleleng melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan awal. Selain mendata kerusakan, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi satu paket sembako, dua selimut, dua matras, serta satu terpal guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Dalam proses penanganan di lapangan, BPBD Buleleng bersinergi dengan pemerintah desa, aparat kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat yang bergotong royong membuka akses jalan sementara.(305)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top