Sambangi Anak Yatim di Sepang Kelod, Dinsos Buleleng Arahkan ke LKSA

Busungbiu, Setelah sempat viral di media sosial, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng turun langsung mengunjungi rumah seorang anak yatim piatu di Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi sosial yang membutuhkan perhatian serius.

Anak yatim piatu tersebut, I Kadek Andika Putra (15), tengah menghadapi masa sulit setelah ayahnya meninggal dunia pada pekan lalu. Sementara itu, ibunya telah lebih dahulu meninggal sejak Andika masih kecil, sehingga ia harus menjalani kehidupan dengan keterbatasan ekonomi dan pendampingan keluarga yang minim.

Dilain kesempatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., (26/12) pihaknya menyebut telah meninjau kondisi rumah sekaligus menyerahkan bantuan awal berupa paket sembako dan pakaian layak pakai, serta memberikan motivasi secara langsung kepada Andika.

“Kami mendapatkan informasi terkait kondisi anak ini melalui media sosial dan segera melakukan intervensi sebagai bagian dari program perlindungan sosial,” ujar Putu Kariaman Putra.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Dinas Sosial tidak berhenti pada kunjungan awal semata. Pendampingan akan terus dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar dan keberlanjutan pendidikan anak tetap terjamin. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan agar yang bersangkutan dapat memiliki kehidupan yang lebih baik dan nyaman,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Kadek Andika Putra akan diarahkan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) agar dapat memperoleh pengasuhan dan akses pendidikan yang lebih terjamin. Selain itu, Dinas Sosial juga memfasilitasi pengajuan bantuan sosial YAPI serta melakukan pembaruan data desil, yang sebelumnya berada di desil 5, sehingga ke depan dapat memperoleh program bantuan yang lebih sesuai dengan kondisi riil.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sepang Kelod turut melakukan mediasi terkait informasi yang sempat viral di media sosial. Langkah ini diambil untuk menjaga agar informasi yang beredar tetap proporsional dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dengan kepentingan lain.

Diketahui, selama ini Kadek Andika Putra hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kini harus menghadapi kenyataan pahit seorang diri. Melalui intervensi dan pendampingan ini, diharapkan masa depan dan keberlanjutan pendidikan Andika dapat kembali terarah dengan lebih baik.(305)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top