
BULELENG, Seorang warga Banjar Dinas Kalibukbuk, Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Selasa (23/12/2025) siang. Korban diketahui bernama Putu Puja Arya Suta (49).
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 Wita setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima laporan, Unit Reskrim bersama Piket Fungsi Polsek Singaraja dan Tim Sigap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal,” ujar IPTU Yohana.
Menurut keterangan saksi Made Sukiada (62), korban sudah tidak terlihat keluar kamar selama dua hari. Kecurigaan muncul setelah tercium bau tidak sedap dari dalam kamar korban. Pihak keluarga kemudian berkoordinasi dan sepakat mendobrak pintu kamar.
“Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup dan kepala menghadap ke timur,” jelas IPTU Yohana.
Tim medis dari Puskesmas II Buleleng yang dipimpin dr. A.A. Ananda Yudistira melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan kondisi kaku mayat dan lebam mayat, yang mengindikasikan korban telah meninggal lebih dari 24 jam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun terdapat banyak luka melepuh.
“Dalam pemeriksaan juga ditemukan korban masih memegang handphone, sementara charger masih terhubung dengan colokan listrik. Dari kondisi tersebut, korban diduga meninggal akibat tersetrum aliran listrik saat mengisi daya ponsel,” ungkap IPTU Yohana.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.
Adapun langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan antara lain menerima laporan, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan dari para saksi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik, khususnya saat mengisi daya perangkat elektronik, guna mencegah kejadian serupa,” tutup IPTU Yohana Rosalin Diaz. (305)
