
Buleleng,Upaya penanganan cepat dilakukan oleh sejumlah instansi setelah longsor terjadi di Banjar Dinas Tista, Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, pada Kamis (11/12/2025) pukul 17.30 Wita.
Material longsor yang menutup badan Jalan Provinsi pada ruas Dapdap Putih – Pupuan, dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi 8 meter, kini telah berhasil dibersihkan.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, S.P., menjelaskan bahwa sesaat setelah menerima laporan, BPBD Buleleng bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Pembersihan pertama kami lakukan secara manual karena situasi mendesak dan perlu membuka ruang jalan secepatnya. Namun melihat volume material cukup besar, kami kemudian menerjunkan alat berat dari Dinas PU Provinsi Bali,” ujarnya.
Selain alat berat, proses pembersihan juga dibantu oleh mobil Damkar yang melakukan penyemprotan untuk membersihkan sisa-sisa tanah dan memastikan permukaan jalan aman dilewati. Operasi gabungan ini dilakukan hingga malam hari demi mempercepat normalisasi jalur penghubung tersebut.
Menurut Suyasa, penanganan longsor ini melibatkan banyak unsur, yakni TRC BPBD Buleleng, Polsek Busungbiu, Koramil Busungbiu, Damkar Seririt, PUTR Provinsi Bali, aparat Kecamatan Busungbiu, serta aparat Desa Dapdap Putih.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang berjalan cepat dan efektif. Berkat kerja sama ini, pada Jumat siang akses jalan sudah bisa dilalui secara penuh oleh kendaraan,” tambahnya.
Meski jalur sudah normal, Suyasa tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pengendara yang melintas pada saat hujan. Kondisi tebing di sekitar lokasi masih rawan, dan potensi longsor susulan tetap harus diwaspadai.
“Kami imbau pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan saat hujan lebat dan selalu berhati-hati. Laporan masyarakat sangat kami harapkan jika melihat tanda-tanda longsor,” tegasnya. (305)
