
Buleleng, Warga Perumahan Puri Dolphin 99, Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, dikejutkan dengan penemuan seorang warga negara asing (WNA) perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban diketahui bernama Maja Miriam (53), berkewarganegaraan Denmark, yang selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Informasi itu dibenarkan Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung mendatangi lokasi. Korban merupakan WNA perempuan asal Denmark yang tinggal sendiri di rumah tersebut selama kurang lebih empat bulan,” jelas IPTU Yohana.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Dewa Made Dwi Putra, petugas PDAM yang hendak melakukan pengecekan meteran air. Saksi sempat mengucapkan permisi, namun tidak mendapat respons dari dalam rumah. Karena pintu pagar terlihat terbuka, saksi masuk ke halaman dan menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan dalam posisi duduk bersimpuh dengan tali melilit di leher. Saat dicek, korban sudah tidak bernapas,” terang IPTU Yohana.
Saksi kemudian segera memberi tahu warga sekitar. Pemilik rumah, Made Astawa, yang merupakan paman dari pemilik sah bangunan, datang ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa serta kepolisian.
Sementara itu Kepala Desa Kalibukbuk Ketut Suka menyampaikan, Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui sempat mengucapkan kata-kata perpisahan sehari sebelum kejadian. Selain itu, korban juga kerap mengeluhkan kondisi stres dan persoalan ekonomi.
“Korban sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Desember 2025 dan saat itu berhasil diselamatkan oleh warga,” ungkapnya
Hasil pemeriksaan awal oleh dokter forensik dr. Clarisa, S.For, menyebutkan korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan di RSUD Buleleng guna memastikan penyebab kematian secara pasti.
Hingga berita diterbitkan Polisi masih mendalami seluruh fakta di lapangan guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian korban.
