
Buleleng – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno di Kabupaten Buleleng kini tak lagi sekadar ruang rekreasi dan olahraga. Kawasan publik kebanggaan masyarakat ini resmi dilengkapi fasilitas playground ramah anak, yang langsung menyedot antusiasme pengunjung.
Fasilitas playground tersebut mulai dipasang sejak 22 Desember lalu dan mulai dimanfaatkan masyarakat sekitar sepekan terakhir.
Sejumlah permainan telah terpasang dan ramai digunakan. Mulai dari ayunan kotak, ayunan rantai dengan bangku plat baja, ayunan sepeda, jembatan goyang, hingga jungkat-jungkit. Tak hanya itu, anak-anak juga dimanjakan dengan perosotan, permainan panjat tali, hingga bola dunia yang menjadi favorit pengunjung cilik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, I Gede Putra Aryana, mengatakan fasilitas playground tersebut sejatinya telah direncanakan sejak tahun 2024. Realisasinya didorong oleh aspirasi masyarakat dan arahan pimpinan daerah.
“Memang ada masukan dari masyarakat, juga perintah dari pimpinan, agar ruang publik kita menjadi lebih ramah anak,” ungkap Kadis asal Desa Bengkel, Busungbiu
Penambahan fasilitas ini membuat RTH Bung Karno semakin hidup, khususnya pada sore hari dan akhir pekan. Orang tua terlihat lebih betah membawa anak-anaknya berlama-lama menikmati ruang publik yang kini terasa lebih inklusif.
Saat ini, baru RTH Yowana Asri dan RTH Bung Karno yang telah dilengkapi wahana playground. Sementara itu, Taman Kota Singaraja masih belum memiliki fasilitas serupa.
Putra Aryana menyebut pihaknya tengah menyiapkan kajian agar seluruh RTH yang dikelola pemerintah daerah dapat dilengkapi fasilitas bermain anak secara bertahap.
“Ini sejalan dengan arahan pimpinan dan komitmen menuju Kabupaten Layak Anak. Mudah-mudahan di tahun mendatang bisa kita lengkapi,” pungkasnya.
Dengan hadirnya playground ini, RTH Bung Karno diharapkan tak hanya menjadi paru-paru kota, tetapi juga ruang tumbuh, bermain, dan berinteraksi yang aman dan nyaman bagi generasi masa depan Buleleng.(305)
