
SINGARAJA, Kabar baik bagi masyarakat Buleleng. Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai dicairkan dan disalurkan kepada puluhan ribu warga di Kabupaten Buleleng.
Penyaluran BLTS dipusatkan di Kantor Pos Singaraja serta bank-bank Himbara, seperti BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tampak antre dengan tertib untuk mencairkan bantuan pada Kamis (18/12).
Secara keseluruhan, sebanyak 70.260 warga Buleleng ditetapkan sebagai penerima BLTS untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Proses penyaluran sendiri telah dimulai sejak awal Desember dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Penyaluran BLTS kali ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna. Keduanya hadir langsung di Kantor Pos Singaraja untuk memantau proses penyaluran sekaligus menyapa warga penerima bantuan.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap, bantuan ini mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta menjaga daya beli warga, khususnya menjelang pergantian tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, dalam laporannya menjelaskan bahwa setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Bantuan tersebut dirapel selama tiga bulan, sehingga total yang diterima masing-masing keluarga mencapai Rp900 ribu.
Namun demikian, Kadis Sosial mengingatkan masih terdapat sejumlah penerima manfaat yang belum melakukan pencairan bantuan. Batas waktu transaksi ditetapkan hingga 21 Desember 2025.
“Kami meminta perbekel dan lurah agar aktif menginformasikan kepada warganya, sekaligus melakukan pembaruan data penerima manfaat agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegas Kariaman.
Dengan percepatan penyaluran BLTS ini, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat Buleleng semakin terjaga dan bantuan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
